Kenapa Suhu di Gunung Lebih Dingin

Kenapa Suhu di Gunung Lebih Dingin – Kita semua tentu tahu bahwa suhu di puncak gunung itu lebih dingin dibandingkan kaki gunung dan juga daerah pantai, namun apakah Anda tahu penyebabnya padahal puncak gunung seharusnya daerah paling dekat yang mendapatkan cahaya matahari?

Kenapa Suhu di Gunung Lebih Dingin

Anda yang pernah mendaki gunung tentu dapat merasakannya sendiri atau mengeceknya menggunakan termometer. Hal tersebut mungkin juga menjadi pertanyaan banyak orang yang naik pesawat, kenapa semakin tinggi pesawat suhu udara justru akan semakin dingin. Tahukah Anda bahwa ada penjelasan ilmiah mengenai hal tersebut.

Mengenai fenomena ini, Thomas Djamaluddin yang merupakan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memiliki jawabannya. Menurutnya penyebab hal tersebut adalah sama dengan penyebab mengapa permukaan Bumi tetap hangat meskipun saat malam hari.

Ia mengatakan bahwa pada siang hari saat sinar matahari mulai menghangatkan permukaan bumi maka ada sebagian panas yang diserap dan dipantulkan kembali ke atmosfer bumi dalam bentuk gelombang inframerah atau yang disebut juga sebagai gelombang panas dari Matahari.

Gelombang panas ini itu akan dilepas begitu saja ke antariksa bila atmosfer bumi kita tidak memiliki zat – zat perangkap panas seperti karbon dioksida dan uap air, namun karena atmosfer kita memiliki karbon dioksida dan uap air, maka panas itu ditahan. Peristiwa ini juga sering disebut dengan efek rumah kaca.

Aktivitas yang dilakukan oleh industri, kendaraan bermotor dan aktivitas rumah tangga menyebabkan semakin banyaknya karbon dioksida yang dihasilkan dan semakin makin lama Bumi ini semakin panas. Peristiwa tersebut terjadi pada lapisan troposfer yang merupakan lapisan atmosfer paling dekat dengan permukaan Bumi.

Setiap kenaikan ketinggian pancaran gelombang inframerah atau gelombang panas dari permukaan Bumi ini semakin berkurang. Hal ini menyebabkan suhu udara juga akan semakin rendah atau semakin dingin dan juga kandungan karbon dioksidanya juga akan semakin berkurang.

Dalam Teori Braak juga dijelaskan bahwa setiap kenaikan 100 meter maka suhu udara akan berkurang 0,61 derajat Celcius dan penurunan suhu ini akan terus berlanjut hingga mencapai ketinggian sekitar 17 kilometer.

Apabila ketinggian sudah melebihi 17 kilometer maka ada mekanisme lain yang terjadi dalam perubahan suhu, Mekanisme tersebut adalah mekanisme penyerapan ultraviolet oleh ozon.

Mekanisme tersebut membuat ketinggian di atas 17 kilometer menjadikan suhunya semakin panas atau tinggi dan akan terus bertambah hingga lapisan atmosfer terluar bumi kita. Setelah lapisan ozon terdapat pula mekanisme – mekanisme perubahan suhu yang berbeda lagi pada lapisan – lapisan lain di atmosfer Bumi kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *