Pembuatan Rumput Laut Kering

Pembuatan Rumput Laut Kering – Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan yang baru bernilai ekonomis bila telah mendapatkan penanganan lebih lanjut. Petani kita pada umumnya melakukan proses pasca panen rumput laut hingga proses pengeringan saja.

Pembuatan Rumput Laut Kering

Bahan baku rumput laut kering ini masihlah harus mengalami proses pengolahan lebih lanjut. Rumput laut kering yang diolah lebih lanjut dapat dibuat menjadi agar – agar, keraginan atau algin yang bergantung pada kandungan rumput laut itu sendiri. Biasanya pabriklah yang melakukan penanganan lebih lanjut terhadap rumput laut kering tersebut.

Negara kita yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari laut sangat berpotensi menjadi penghasil rumput laut. Namun hal lain yang harus diperhatikan selain budidaya rumput laut itu sendiri adalah proses pasca panen rumput laut itu sendiri terutama proses pengeringannya.

Berikut adalah cara pembuatan rumput laut kering :

  1. Bersihkan rumput laut yang sudah dipanen dari kotoran seperti pasir, batu – batuan, Kemudian pisahkan atau sortir rumput laut berdasarkan jenisnya
  2. Kemudian jemur rumput laut tersebut di bawah sinar matahari dan bila cuaca cukup baik, penjemuran hanya memerlukan waktu 3 hari. Untuk menghasilkan rumput laut dengan kualitas baik jemurlah di atas para – para dan tidak jangan jemur dengan cara ditumpuk. Penjemuran ini bertujuan untuk mengeringakan atau menurunkan kadar air rumput yang ditandai dengan keluarnya garam pada rumput laut
  3. Rumput laut yang sudah kering juga masih harus dicuci menggunakan air tawar agar siap menjadi bahan baku agar – agar dan semacamnya namun bila rumput laut akan diolah menjadi karaginan cucilah menggunakan air laut. Setelah itu keringkan kembali rumput laut hingga mencapai nilai kadar air sekitar 28%, untuk memastikannya Anda dapat menggunakan alat moisture meter. Apabila saat proses pengeringan terjadi hujan maka simpan rumput laut pada ruang penyimpanan di rak – rak dan pastikan rumput laut tidak boleh saling bertumpuk. Apabila rumput laut ini terkena air tawar dapat melarutkan zat keraginan.
  4. Setelah proses pengeringan tahap akhir ini maka selanjutnya rumput laut juga masih harus diayak untuk memastikan lagi tidak ada kotoran yang tertinggal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *