Asal Usul dan Jenis Tanaman Jagung

Jenis Tanaman Jagung – Jagung atau biasanya disebut dengan nama latin Zea mays ssp. mays merupakan salah satu tanaman pangan yang menghasilkan karbohidrat yang termasuk sebagai salah satu jenis pangan terpenting didunia, selain gandum dan padi. Tanaman ini merupakan jenis keturunan dari tanaman jenis rerumputan yang mirip dengan jagung, biasanya disebut dengan nama teosinte.

Sebenarnya istilah teosinte itu digunakan untuk menggambarkan semua spesies dalam genus Zea, kecuali Zea mays ssp. mays. Untuk proses domestiknya berlangsung sekitar  7.000 tahun lalu oleh penduduk asli setempat, masuk gen-gen dari subspesies lain, terutama Zea mays ssp. mexicana. Kemudian melalui proses domestik ini menjadikan jagung sebagai satu-satunya spesies tumbuhan yang tidak dapat hidup secara liar di alam

Tanaman jagung ini masuk ke wilayah nusantara sekitar abad ke-16 oleh penjelajah Portugis. Karena riwayat yang cukup tua ini, berbagai macam nama dipakai untuk menyebutnya. Menurut Denys Lombard, kata jagung merupakan penyingkatan dari jawa agung yang memiliki arti jewawut besar. Nama tersebut biasanya digunakan oleh orang Jawa  yang kemudian di adopsi kedalam bahasa Melayu.

Jenis Tanaman Jagung

Jagung merupakan tanaman yang terbilang cukup mudah dalam pembudidayaannya. Saat ini para petani sudah banyak yang mengembangkan jenis atau varietas jagung di Indonesia. Berikut ini jenis – jenis jagung yang sering dijumpai di pasaran :

1. Mutiara

Tanaman dengan nama latin Zea mays var. indurata merupakan jenis jagung lokal yang paling banyak dibudidaya untuk daerah jawa. Disebut sebagai jagung mutiara karena biji jagungnya yang tergolong tipe biji mutiara. Tanaman jagung ini memiliki bentuk biji yang bulat, licin, mengkilap dan juga keras karena bagian pati yang keras terdapat di bagian atas dari biji. Jagung mutiara merupakan salah satu tipe jagung yang disukai petani karena memiliki daya tahan terhadap hama gudang.

2. Jagung Gigi Kuda

Tanaman jagung ini memiliki jenis warna kuning, dengan ukuran yang besar, berbentuk pipih, dan pada puncak biji berlekuk. Tanaman ini memiliki ceruk yang berada dibagian tengah – tengah bijinya, oleh sebab itu tanaman jagung ini dinamakan dengan jagung gigi kuda. Jenis jagung ini memiliki tipe rasa yang hambar karena memiliki kandungan tepung yang cukup banyak.

Tanaman jagung gigi kuda sering digunakan untuk makanan ternak, membuat sirup jagung alami, atau produk industrial seperti ethanol untuk bahan bakar, minuman atau cairan sanitasi. Ada cara yang dapat dilakukan untuk mengubah jagung menjadi ethanol, yaitu dengan cara proses fermentasi dan distilasi.

3. Jagung Manis

Biasanya juga disebut dengan nama latin Zea mays var. saccharata. Tanaman ini memiliki jenis biji yang transparan ketika sudah masak. Jagung jenis ini memiliki kandungan gula yang terbilang tinggi dari kandungan patinya. Oleh sebab itu, ketika sudah kering bijinya akan menjadi keriput, dan jenis jagung ini dapat dipanen kerika usianya masih muda.

4. Jagung Berondong

Tanaman ini memiliki jumlah pati keras yang lebih dominan jika dibandingkan dengan pati lunaknya. Oleh karena itu, biji akan meletus dan mengembang apabila dipanaskan. Biji jagung ini juga dapat mengembang hingga mencapai 15-30 kali dari ukuran awal.  Dalam bahasa latin, tanaman ini dikenal dengan nama Zea mays var. everta.

5. Jagung Tepung

Jagung jenis ini merupakan salah satu jenis jagung tertua yang memiliki biji yang lembut serta mengandung pati lunak. Jenis tanaman jagung ini juga memiliki usia yang terbilang cukup panjang. Biasanya tanaman ini banyak ditanam di daerah dataran tinggi. Jagung jenis ini juga sering dijadikan olahan makanan untuk bayi karena merupakan jenis jagung yang mudah untuk diolah.

6. Jagung Ketan

Pada dasarnya jenis jagung ini banyak digunakan sebagai pakan ternak atau untuk pengental makanan, karena endosperma pada tipe jagung waxy seluruhnya terdiri atas amylopectine, sedangkan jagung biasa mengandung ± 70 persen amylopectine dan 30 persen amylose.

7. Jagung Polong

Jagung dengan nama latin Zea mays var. tunicta merupakan jagung yang memiliki jenis biji jagung yang dibungkus oleh kelobot, bahkan sampai seluruh tongkol jagungnya terbungkus oleh kelobot. Tanaman jagung jenis ini terbilang sebagai jenis jagung langka dan aneh karena bijinya yang memanjang dan warnanya yang bervariasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu