
Cara Budidaya Tanaman Jagung – Untuk memproduksi jenis tanaman jagung dengan kualitas yang baik, alangkah lebih baiknya jika mengetahui bagaimana cara budidaya tanaman jagung terlebih dahulu. Berikut ini cara budidaya tanaman jagung :

A. Penyiapan Benih
Benih merupakan unsur penting dalam pembudidayaan tanaman jagung, karena memilih benih yang baik dan benar akan berpengaruh pada hasil tanaman jagung yang dihasilkan. Adapun unsur yang meliputi dari bagian penyiapan benih adalah :
B. Pengolahan Media Tanam
Ketika melakukan pengolahan tanah setiap 3 m perlu disiapkan adanya saluran air sedalam 20 cm dandengan lebar 30 cm yang berfungsi untuk memasukkan air pada saat kekurangan air dan pembuangan air pada saat air berlebih. Untuk tanah yang memiliki ukuran pH kurang dari 5,0 , harus dikapurkan selama 1 bulan sebanyak 1-3 ton/ha untuk 2-3 tahun disebar merata atau pada barisan tanaman.
Selain itu, bisa juga menggunakan cara lain yaitu dengan menggunakan dosis 300kg/ha per musim tanam, caranya dengan menyebar pada barisan tanaman atau menggunakan mineral zeolit dengan dosis sesuai dengan petunjuk produsen.
C. Teknik Penanaman
Dalam melakukan penanaman ada beberapa macam teknik yang perlu diketahui agar hasil tanaman yang dibudidaya dapat memberikan hasil yang optimal.
2. Pembuatan Lubang Tanam
Dalam pembuatan lubang tanam, lubang dibuat dengan kedalaman 3 – 5 cm, kemudian tiap lubang di isi 1 butir benih, namun jarak panen disesuaikan dengan umur panen.
3. Cara Penanaman
Penanaman yang baik dapat dilakukan ketika tanah dalam keadaan lembab dan tidak tergenang. Tapi jika kondisi tanah dalam keadaan kering, sebaiknya perlu diairi dahulu. Tiap lubang jumlah benihnya menyesuaikan keinginan.
4. Lain – lain
Jika dalam 1 lubang ada tumbuh 3 tanaman,sebaiknya untuk tanaman yang tidak tumbuh dengan baik dipotong tepat di atas permukaan tanah untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan ditanaman lain. Untuk penyulaman bisa menggunakan jenis benih yang sama.
Proses ini harus dilakukan dengan hati – hati agar tidak mengganggu akar lain yang belum kuat mencengkram tanah. Proses ini dilakukan selama 2 minggu sekali.
Langkah ini harus memperhatikan jenis, dosis, waktu dan cara pemberian pupuk. Untuk varietas unggul lebih banyak memerlukan pupuk dibandingkan dengan varietas lokal.
5. Pengairan dan Penyiraman
Lakukan penyiraman secukupnya, air yang diberikan cukup hanya menggenangi selokan yang ada, dibiarkan satu malam dan pada pagi harinya sisa air dibuang.
6. Pengendalian Hama dan Penyakit
Berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung.

Pengiriman Produk
Ke Seluruh Indonesia
Gratis Ongkir
S & K Berlaku
Garansi Produk
Untuk Produk Tertentu
Customer Support
Konsultasi & Technical
Distributor Resmi AMTAST di Indonesia
AMTAST Indonesia di bawah naungan Ukurdanuji (CV. Java Multi Mandiri) merupakan distributor resmi AMTAST di Indonesia. AMTAST adalah brand instrumen pengukuran dan pengujian ternama yang menyediakan berbagai macam alat ukur dan uji untuk laboratorium dan berbagai industri sesuai kebutuhan Anda.