Syarat Beras Untuk Disimpan

Syarat Beras Untuk Disimpan – Beras merupakan bahan makanan pokok di negara kita karena menyumbang hingga 70% kebutuhan bahan pokok masyarakat. Kandungan karbohidratnya sebagai komposisi utama dan beberapa vitamin maupun mineral akan membuat tubuh kita kuat menjalani aktivitas sehari – hari.

Syarat Beras Untuk Disimpan

Namun terkadang ada saja kasus adanya masalah atau gangguan kesehatan karena konsumsi beras yang diolah menjadi nasi yang kita konsumsi sehari – hari. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti kualitas beras yang memang buruh atau bisa saja karena kesalahan kita dalam menyimpan beras.

Bagi Anda yang berbelanja beras dalam jumlah banyak sekaligus untuk menghemat waktu selama berbelanja tentu membutuhkan beras yang tahan lama untuk disimpan dalam waktu lama. Kebanyakan masyarakat kita masih kurang paham mengenai cara penyimpanan beras yang baik dan cenderung sudah merasa aman menyimpan beras secara konvensional. Mereka beranggapan asal beras disimpan tidak melebihi kurun waktu tertentu maka beras masih aman untuk dikonsumsi.

Sebenarnya beras ini daya tahannya selama penyimpanan dapat kita perpanjang dengan beberapa cara, namun sebagian dari kita belum tahu. Untuk itu mari kita simak beberapa cara berikut :

1. Kita harus memastikan bahwa beras yang akan kita simpan memang beras dengan kualitas yang baik dan tentunya beras baru. Hal ini sangat penting untuk menentukan kualitas beras agar tetap terjaga dalam waktu yang lama, karena bila beras yang kita simpan bukan yang berkualitas baik maka hasil yang kita peroleh tidak akan maksimal.

2. Cara kedua adalah dengan menjaga suhu tempat penyimpanan beras, jaga agar tidak terlalu panan atau dingin (lembab). Bila suhu tempat penyimpanan beras suhunya labil maka dapat menyebabkan beras berbau apek maupun adanya serangga pada beras. Hal ini dapat menyebabkan bau yang membuat kita tidak selera memakannya walaupun kualitas beras masih baik.

3. Anda juga harus memastikan apakah tempat penyimpanan ini tahan terhadap karat atau tidak. Sebab bila tempat penyimpanan beras kita mudah berkarat maka juga akan berakibat menurunkan kualitas beras.

4. Bila beras yang kita simpan untuk keperluan konsumsi maka jangan menyimpan beras dalam waktu yang lama karena akan mudah dimakan kutu. Berbeda dengan beras bulog yang dapat disimpan dalam waktu lama karena memang mekanisme penyimpanannya yang sudah sangat diperhatikan.

5. Agar beras yang kita simpan dapat terhindar dari serangan hama atau serangga maka lebih baik kita mencampurkan dua hingga tiga tangkai daun asam Jawa atau daun belimbing buluh yang sudah kering dan bersih. Selain itu kita juga dapat menambahkan beberapa batang lada kering atau beberala helai daun limau ke dalam beras karena aroma dari bahan – bahan tersebut tidak disukai oleh serangga.

6. Perhatikan kadar air beras yang akan disimpan. Sebagai Contohnya bila Anda akan menyimpan beras dalam waktu 1 – 3 bulan maka kadar air beras ini 13 – 14 % ; Sedangkan 4 – 6 bulan kadar airnya setidaknya 12% dan apabila akan disimpan dalam waktu 7 – 12 bulan maka kadar air beras ini 11%. Untuk mengukur kadar air beras ini Anda dapat menggunakan Moisture Meter JV006 yang merupakan alat ukur kadar air pada bijian termasuk beras. Alat ini akan membantu Anda dalam mengukur kadar air beras dengan akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *